Karakteristik Ungkapan Makian dalam Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa
DOI:
https://doi.org/10.24036/jeli.v3i3.180Keywords:
dialog film, kata kasar, sosiolinguistik, Tuhan Izinkan Aku Berdosa, ungkapan makianAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya penggunaan ungkapan makian dalam media film sebagai sarana ekspresi emosi tokoh yang merefleksikan realitas sosial masyarakat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk, jenis, dan fungsi ungkapan makian dalam film Tuhan Izinkan Aku Berdosa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, jenis, dan fungsi ungkapan makian yang digunakan para tokoh dalam film tersebut. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data penelitian berupa tuturan yang mengandung ungkapan makian dalam dialog film Tuhan Izinkan Aku Berdosa. Sumber data penelitian berasal dari dialog para tokoh dalam film tersebut. Data dikumpulkan menggunakan metode simak dengan teknik catat, kemudian dianalisis dengan cara mengelompokkan data berdasarkan bentuk, jenis, dan fungsi ungkapan makian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ungkapan makian dalam film ini terdiri atas dua bentuk, yaitu bentuk kata dan bentuk frasa. Jenis makian yang ditemukan meliputi makian yang mengacu pada keadaan, binatang, makhluk halus, benda, bagian tubuh, kekerabatan, dan profesi. Fungsi ungkapan makian dalam film ini digunakan untuk mengekspresikan kemarahan, kejengkelan, keheranan, penghinaan, dan bercanda dalam interaksi antar tokoh. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan makian dalam film tidak hanya menjadi sarana pelampiasan emosi, tetapi juga mencerminkan relasi sosial, karakter tokoh, serta konteks situasi dalam alur cerita.
References
Chaer, Abdul, dan Leonie Agustina. 2010. Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.
Fathurrohim, Ilham Hanif. 2024. “Tuturan Makian dalam Film Serial Omar: Analisis Sosiolinguistik.” Skripsi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta.
Kasih, Arum Rindu Sekar. 2021. “Analisis Makian dalam Film Sambung Hidup.” Skripsi.
Keraf, Gorys. 2009. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Khairunnisa. 2022. “Penggunaan Makian dalam Film Bumi Manusia: Kajian Sosiolinguistik.” Skripsi, Universitas Muhammadiyah Malang, Malang.
Kridalaksana, Harimurti. 2008. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Labov, William. 1972. Sociolinguistic Patterns. Philadelphia: University of Pennsylvania Press.
Mahsun. 2017. Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya. Jakarta: Rajawali Pers.
Manurung, Rizal. 2023. “Makian dalam Bahasa Batak Toba: Kajian Sosiolinguistik.” Skripsi, Universitas Sumatera Utara, Medan.
Moleong, Lexy J. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nababan, P. W. J. 1993. Sosiolinguistik: Suatu Pengantar. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Noermanzah. 2017. Bahasa dan Komunikasi dalam Perspektif Sosiolinguistik. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Pateda, Mansoer. 2015. Sosiolinguistik. Bandung: Angkasa.
Rahardi, Kunjana. 2005. Pragmatik: Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Siburian, Heni Laoro Citra. 2019. “Ungkapan Makian dalam Film Three Billboards Outside Ebbing, Missouri: Kajian Sosiolinguistik.” Skripsi, Universitas Negeri Medan, Medan.
Sudaryanto. 2015. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.
Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Tampubolon, Sri Maryanti. 2021. “Nomina Makian dalam Bahasa Pesisir Sibolga.” Skripsi, Universitas Negeri Medan, Medan.
Tarigan, Henry Guntur. 2009. Pengajaran Pragmatik. Bandung: Angkasa.
Wijana, I Dewa Putu, dan Muhammad Rohmadi. 2006. Sosiolinguistik: Kajian Teori dan Analisis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dina Rohadatul Aisy, Haris Syukri, Ngusman, Siti Ainim Liusti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


